Halo Sobat PinterKelas! Belajar materi kimia yuk! Kali ini kita akan membahas tabel periodik unsur. Sudah siap belajar? Nah, materi ini sangatlah mendasar untuk pelajaran kimia. Jadi, stay tune ya!

Bila ingin belajar lebih jauh mengenai kimia, pertama kali yang harus dibahas adalah unsur. Kamu harus mengenal unsur-unsur terlebih dahulu. Padahal jumlah unsur di dunia ini sangatlah banyak. Dan tabel periodik unsur dibuat untuk memudahkan dalam mengenal unsur.

Ketika kamu telah memahami beragam unsur melalui tabel periodik unsur, kamu akan paham satu per satu. Saat sudah paham dengan karakter dan golongan dari berbagai unsur, materi kimia apapun akan dilibas dengan mudah. Tambah semangat kan?

Pengertian Tabel Periodik Unsur

Sebelum ada tabel versi sekarang ini, perjalanan mempelajari unsur cukup panjang. Ilmuwan terus berjuang untuk mengelompokkan unsur agar sesuai dengan berbagai karakter dan sifatnya.

Seperti halnya klasifikasi makhluk hidup, unsur dengan karakter dan sifat mirip harus dikumpulkan. Ketika unsur tersebut telah terkumpul, mempelajari macam unsur akan lebih mudah. Sebab materi kimia adalah segala hal tentang unsur-unsur di jagat raya.

Nah, apa sih pengertian dari tabel ini? Tabel periodik adalah tampilan unsur-unsur kimia yang disajikan dalam bentuk tabel. Tabel ini disusun berdasarkan nomor atom, konfigurasi elektron, jumlah proton dalam inti atom, serta keberulangan sifat kimia.

Unsur dengan karakter hampir mirip akan diletakkan dalam golongan sama. Penempatan ini tidak sembarangan. Pertama, ilmuwan meneliti terlebih dahulu unsur-unsur dengan karakter serupa. Setelah itu, dikumpulkan satu per satu dan dikaji lebih jauh lagi.

Alhasil, jadilah tabel berisi unsur-unsur dengan karakter dan sifat hampir mirip satu sama lain. Bila sudah dikelompokkan seperti ini tentu mempelajarinya jauh lebih mudah. Dan kini tugas kita untuk mempelajari hingga tuntas.

Tabel ini memiliki 4 blok, yakni –s, -p, -d, dan –f. Pada satu periode atau baris, sebelah kiri bersifat logam sedangkan sisi kanan memiliki sifat non logam.

Ciri-ciri logam antara lain:

  • Kerapatan unsur tinggi
  • Berbentuk padat dan mudah dibentuk/ditempa
  • Memiliki sifat konduktor (mampu menghantar listrik)

Ciri-ciri unsur non logam, antara lain:

  • Kerapatan unsur rendah
  • Bentuk unsur rapuh
  • Bersifat isolator (tidak menghantar listrik)

Tabel Periodik Unsur Lengkap

Sebelum membahas lebih lanjut, alangkah lebih baik bila melihat tabel periodik itu terlebih dahulu. Inilah tabel periodik unsur terlengkap.

tabel periodik unsur
pixabay.com

Dari gambar di atas, dapat diperoleh keterangan di bawah ini:

  • Berdasarkan gambar, baris disebut periode sedangkan kolom disebut dengan golongan.
  • Terdapat 6 golongan (kolom) memiliki nama selain nomor. Contoh, unsur golongan 17 bernama halogen dan golongan 18 bernama gas mulia.
  • Tabel periodik mampu menurunkan hubungan antara sifat unsur dan mampu memperkirakan sifat unsur baru yang belum ditemukan
  • Tabel ini memberi kerangka untuk menganalisis perilaku kimia untuk melakukan penelitian di bidang kimia maupun bidang ilmu lain.

Tabel ini merupakan tabel periodik terbaru setelah melalui berbagai modifikasi dari para ilmuwan. Jadi tabel inilah yang digunakan saat ini untuk mempelajari berbagai materi kimia. Dan bisa juga digunakan untuk penelitian kimia guna mencari fakta dan pengetahuan terbaru.

Tabel Periodik Unsur Kimia dan Keterangan

Bila tidak diberi keterangan kamu akan merasa bingung dong! Nah, kali ini akan diberikan keterangan lengkap mengenai tabel periodik. Simak di bawah ini ya!

1. Golongan IA (Logam Alkali)

Terletak di sebelah kiri dan termasuk ke dalam unsur logam. Nah, golongan IA ini termasuk ke dalam logam lunak. Tingkat kelunakannya diperkirakan seperti karet penghapus, sehingga bisa diiris dengan pisau.

Massa jenis unsur golongan IA sangat ringan, yakni semuanya kurang dari 1 g/cm3.

2. Golongan IIA (Logam Alkali Tanah)

Golongan IIA termasuk logam aktif. Namun, kereaktifan logam ini masih lebih rendah dibandingkan logam alkali satu periode. Logam IIA hanya bisa terbakar di udara bila dipanaskan, kecuali helium. Logam ini sering digunakan sebagai komposisi obat maag dalam dunia kesehatan.

3. Golongan VIIA (Halogen)

Golongan VIIA termasuk unsur nonlogam yang sangat reaktif. Sifatnya reaktif karena electron valensinya berjumlah 7 sehingga hanya butuh 1 elektron tambahan untuk mencapai konfigurasi stabil.

4. Golongan VIIIA (Gas Mulia)

Semua unsur di golongan VIIIA beranggotakan gas. Meliputi, helium, neon, krypton, argon, xenon, dan lain-lain. Unsur golongan gas mulia tidak memiliki senyawa alami. Ini menjadi satu ciri unik dari unsur golongan ini.

5. Golongan B (Unsur Transisi)

Pada tabel periodik, unsur transisi terletak di bagian tengah dari sistem. Unsur ini merupakan unsur golongan tambah dengan anggota sangat banyak.

Metode Pengelompokan Unsur

Pengelompokan unsur didasarkan pada empat kelompok, yakni:

  • Golongan
  • Periode
  • Blok
  • Logam, metalloid, dan nonlogam.

Berikut ini merupakan penjelasan dari metode pengelompokan itu satu per satu.

1. Golongan

Golongan dilihat dari kolom vertikal tabel periodik. Teori mekanika kuantum modern menyatakan bahwa unsur yang berada pada golongan sama memiliki konfigurasi electron sama pada kulit valensi.

Karena konfigurasi elektronnya sama maka unsur dari satu golongan cenderung memiliki sifat sejalan dengan kenaikan nomor atom.

2. Periode

Periode dilihat dari baris horizontal tabel periodik. Unsur dalam satu periode menggambarkan tren energi ionisasi, afinitas electron, jari-jari atom, dan elektronegativitas. Unsur dengan periode sama dari kiri ke kanan, jari-jari atomnya semakin menyusut.

Masing-masing unsur berurutan akan bertambah proton maupun elektronnya. Sehingga electron akan lebih tertarik menuju ke inti atom. Jari-jari atom yang menyusut membuat energi ionisasi meningkat dari kiri ke kanan dalam satu periode.

3. Blok

Unsur diletakkan dalam satu blok disesuaikan dengan urutan pengisian kulit elektron. Tiap blok diberi nama sesuai dengan sub kulit tempat elektron terakhir berada.

Blok –s, terdiri dari dua golongan pertama, yakni logam alkali, alkali tanah, ditambah dengan hydrogen dan helium. Blok –p, terdiri dari enam golongan terakhir sesuai IUPAC. Blok –d, terdiri atas golongan 3 hingga 12.

Sedangkan blok –f, diletakkan dibawah tabel utama. Unsur di dalam blok –f tidak memiliki nomor golongan dan terdiri dari lantanida dan aktinida.

4. Logam, Metaloid, dan Nonlogam

Logam memiliki sifat berkilau, memiliki padatan konduktivitas tinggi, berbentuk alloy; bisa berupa campuran antara dua metal dengan metal atau metal dengan non metal. Sedangkan non logam biasanya berupa gas, baik berwarna maupun tidak berwarna.

Nah, itulah berbagai penjelasan seputar tabel periodik unsur. Penjelasan yang cukup sederhana, tetapi pasti mampu memberikan gambaran terkait gambaran dari tabel ini. Sudah cukup jelas kan?

Kamu harus ingat bahwa tabel periodik ini menjadi dasar dari pembelajaran kimia. Semua bermula dari tabel ini. Jadi pastikan untuk memahami tabel ini dengan baik dan kenali berbagai unsur di dalamnya. Setelah itu, kamu baru bisa belajar materi lain seputar kimia.

Baca juga : Konfigurasi Elektron: Materi dan Penjelasan Terlengkap

Author