Halo cerdikawan, sudah masuk mata pelajaran PKN di sekolah? Jika sudah pasti kamu kerap mendengar materi pancasila termasuk juga proses perumusan pancasila. Materi ini kerap diabaikan oleh pelajar, padahal ini salah satu materi penting loh. Bayangkan jika kamu di luar negri lalu ditanya tentang perumusan dasar Negara dan kamu tidak tahu pasti memalukan bukan.

proses perumusan pancasila
youtube.com

Mungkin diantara kamu masih ada yang lupa apa arti pancasila bahkan 5 dasar Negara yang ada dalam pancasila. Sebagai warga Negara yang baik kamu tidak boleh melupakan pancasila termasuk proses perumusan pancasila. Mengapa demikian? Karena dengan mengetahui proses perumusannya, kamu bisa lebih menghargai jasa pahlawan yang merumuskan dasar Negara dengan susah payah.

Nah, jika kamu ingin mengulang kembali atau baru mencari tahu mengenai pancasila dan proses perumusan pancasila baca tulisan ini sampai akhir ya. Karena disini akan dituliskan proses perumusan pancasila secara lengkap.

Apa Itu Pancasila?

Pancasila diambil dari bahasa sansekerta dari kitab sutasoma karangan empu tantular. Secara bahasa pancasila berarti panca artinya lima dan sila artinya dasar sehingga jika digabungkan akan menjadi 5 dasar. Yang dimaksud dari dasar tersebut adalah dasar Negara indonesia.

Ir soekarno adalah salah satu tokoh yang menyuarakan pendapat paling keras untuk menjadikan pancasila sebagai dasar Negara. Selain pancasila terdapat juga motto berbeda-beda tetapi tetap satu yang dibahasakan dengan bhineka tunggal ika. Motto ini sesuai dengan keberagaman bahasa, suku dan ras yang ada di indonesia.

Makna Garuda Sebagai Lambang Negara

Jika sudah tahu dengan makna pancasila, pasti kamu langsung tergambar lambang Negara indonesia yaitu pancasila. Hal ini sangat mudah diingat karena ada lagu yang berjudul garuda pancasila diajarkan ketika sekolah dasar.

Pancasila dijadikan sebagai lambang Negara bukan tanpa alasan. Ir. Soekarno ikut menyempurnakan lambang Garuda menoleh ke kanan dengan perisai menggantung di leher dan tulisan bhineka tunggal ika. Gagasan garuda sebagai lambang Negara diajukan oleh Sultan Hamid II.

Peresmian garuda sebagai lambang Negara yakni karena bulu garuda yang sesuai dengan tanggal kemerdekaan indonesia 17 Agustus 1945. Peresmian garuda sebagai lambang Negara pada tanggal 11 februari 1950.

Makna Simbol Di Tiap Sila

proses perumusan pancasila
medium.com

Dalam sila pada pancasila kamu bisa melihat adanya simbol. Simbol tersebut memiliki makna yang harus kamu ketahui. Berikut beberapa makna simbol di tiap sila.

  1. Sila pertama, bintang
    Makna bintang yaitu cahaya Tuhan yang selalu menyinari setiap pekerjaan yang dilakukan oleh manusia. Sisi hitam yang ada di belakang layar, merupakan gambaran bintang yang bisa menyinari di sisi gelap sekalipun. Cahaya yang dimaksud juga merupakan menaungi cahaya di 4 sila setelahnya.
  2. Sila Kedua, Rantai
    Makna dari rantai yang saling berkaitan yaitu bulat dan persegi adalah hubungan antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki digambarkan persegi dan bulat menggambarkan perempuan. Gambaran ini merupakan hubungan antara makhluk hidup yang saling melengkapi dan membantu baik laki-laki dan perempuan tanpa batasan.
  3. Sila ketiga, pohon beringin
    Sila ini dilambangkan dengan pohon beringin. Pohon beringin memiliki akar dan sulur. Akar dan sulur menggambarkan banyaknya suku dan budaya indonesia namun tetap bisa disatukan dalam naungan pohon beringin yang rindang.
  4. Sila keempat, kepala banteng
    Banteng merupakan hewan yang suka berkumpul, maka dari itu sila keempat yang mengutamakan musyawarah cocok jika dilambangkan dengan banteng. Musyawarah perlu karena dengan ini semua bisa diselesaikan dengan baik termasuk juga masalah kenegaraan. Dengan musyawarah maka jiwa sosial juga bisa meningkat.
  5. Sila kelima, padi dan kapas
    Padi dan kapas yang dimaksud adalah sandang dan pangan. Sandang berbahan dasar kapas dan pangan makanan pokok indonesia adalah nasi yang berasal dari beras, padi. Maka dari itu lambang ini merupakann kecukupan masyarakat indonesia dalam sandang dan pangan yang menggambarkan kemakmuran.

Proses Perumusan Pancasila

Di tahun 1944 ketika jepang menjajah indonesia dan merasa sudah mendekati kekalahan, jepang meminta bantuan kepada indonesia. Sebagai imbalannya, indonesia dijanjikan akan diberi kemerdekaan.

Perumusann pancasila sebagai dasar merupakan sejarah yang panjang dan melalui tahapan sidang yang tidak sebentar. Ada banyak rangkaian sidang yang harus dilewati karena perbedaan pendapat antara satu tokoh dan laiinnya. Berikut rangkaian sidang dalam proses perumusan pancasila lengkap.

1. Proses Perumusan Pancasila Dalam Sidang BPUPKI

Kepanjangan dari BPUPKI adalah badan penyelidik usaha-usaha persiapan kemerdekaan indonesia. Sidang ini dilakukan dengan anggota sejumlah 60 orang diketuai oleh Dr. Radjiman Widyodiningrat.

Dalam merumuskan dasar Negara BPUPKI melakukan beberapa kali sidang dimulai dari tanggal 29 mei-1 juni 1945. Pada sidang ini 3 orang tokoh besar indonesia mengemukakan pendapatnya mengenai dasar Negara yaitu:

A. Ir Soekarno

Pada tanggal 1 Juni 1945 Soekarno mengemukakan dasar Negara indonesia dalam 5 asas. Kemudian dasar Negara ini disebut dengan nama pancasila oleh Soekarno dan temannya yang ahli bahasa. Maka, 1 juni diperingati sebagai hari lahirnya pancasila.

Pancasila terdiri dalam 5 asas:

  • Kebangsaan indonesia
  • Internasionalisme atau perikemanusiaan
  • Mufakat atau demokrasi
  • Kesejahteraan sosial
  • Ketuhanan yang maha esa

B. Mr. Soepomo

Di tanggal 31 Mei 1945 Soepomo mendapat giliran untuk mengemukakan pendapatnya mengenai dasar Negara. Menurutnya Negara yang dibentuk harus sesuai dengan integralistik dengan berdasarkan hal-hal berikut:

  • Persatuan
  • Kekeluargaan
  • Keseimbangan lahir dan batin
  • Musyawarah
  • Keadilan sosial

C. Mr. Mohhamad Yamin

Dalam sidang ini Mohammad Yamin mengemukakan pendapatnya mengenai dasar Negara. Berikut ini dasar Negara yang diusulkan:

  • Ketuhanan yang maha esa
  • Kebangsaan persatuan indonesisa
  • Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
  • Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  • Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

Karena dasar Negara belum terbentuk namun waktu sudah semakin mendekati pembubaran BPUPKI maka dibentuklah panitia 9.

2. Panitia 9

Rumusan pancasila meskipun sudah ditetapkan dalam piagam Jakarta namun terdapat perdebatan mengenai sila pertama. Suasana memanas ketika kaum non muslim dan tokoh indonesia bagian timur mencetuskan akan mendirikan Negara sendiri jika sila pertama tidak diubah.

Bunyi sila pertama yakni “kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya”. akhirnya sila tersebut diubah dengan kata “ketuhanan yang maha esa”. Di panitia 9 inilah rancangan pembukaan UUD berhasil dibuat dengan perubahan sila pertama.

3. Proses Perumusan Pancasila Pada Masa PPKI

Setelah BPUPKI bubar maka dilanjutkan dengan PPKI. Kepanjangan dari PPKI yaitu panitia persiapan kemerdekaan indonesia. Disinilah rumusan pancasila dibahas kembali hingga perubahan sila pertama tersebut dilakukan demi keutuhan Negara indonesia. Panitia ini diketuai oleh Ir. Soekarno dan wakil Mohhamad Hatta.

Itulah tadi rangkaian proses perumusan pancasila yang ada di indonesia. Bagaimana, sudah paham bukan mengenai sejarah di atas. Jangan sampai lupa ya, karena sebagai wujud cinta tanah air kamu harus mengetahui sejarah indonesia secara lengkap.

Baca juga :
1. Arti Pancasila Dan Lambangnya Beserta Sejarahnya
2. Pengertian dan Makna Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka