Halo Cerdikawan? Apakah kalian tahu? Disadari atau tidak, kewirausahaan merupakan salah satu aspek paling penting di dalam kehidupan bermasyarakat. Kewirausahaan adalah faktor penunjang hidupnya napas perekonomian suatu wilayah atau bahkan sebuah negara. Untuk itu tujuan kewirausahaan akan menjadi poin yang penting agar dapat menjadi pedoman bagi lahirnya wirausahawan baru. Apakah kalian tahu apa tujuan kewirausahaan? Nah, kini pembahasan PinterKelas adalah seputar apa saja tujuan kewirausahaan, penjelasan tujuan kewirausahaan dilengkapi contoh-contohnya! Yuk disimak!

Pelajari juga:https://pinterkelas.com/arti-inflasi-indikator-penyebab-dan-jenisnya/

Kewirausahaan

Adanya usaha atau bisnis yang sukses mengembangkan sayapnya akan turut ambil andil dalam memajukan perekonomian wilayah di sekitarnya. Menurut David McClelland, seorang psikolog asal Amerika Serikat mengatakan jika suatu negara ingin maju, maka dibutuhkan paling minimal 2% dari penduduk negara tersebut berprofesi sebagai wirausahawan. Sayangnya hal ini pun nampaknya belum cukup. Menurut Warta Ekonomi, jumlah wirausahawan di Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga, Singapura. Jika ingin setara dengan Singapura, Indonesia membutuhkan paling tidak 4 juta wirausahawan baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Namun saat ini rasio wirausahawan yang ada di dalam negeri masih sekitar 3,1% dari total populasi penduduk atau sekitar 8,06 juta orang.

tujuan kewirausahaan
foto oleh Markus Winkler

Tujuan Kewirausahaan

1. Menciptakan Sumber Lapangan Kerja

Terciptanya sebuah usaha akan melahirkan individu-individu yang berkaitan dengan kewirausahaan tersebut, yang terdiri dari pelaku usaha, karyawan dan konsumen. Jika semakin banyak jumlah usaha yang muncul, semakin besar peluang untuk Sumber Daya Manusia yang dimanfaatkan dalam prosesnya. Ketika usahanya semakin berkembang, maka skala yang dihasilkanpun akan semakin besar. Maka peluang bermitra untuk melebarkan sayap usaha dan memperkerjakan lebih banyak Sumber Daya Manusia akan semakin besar.

Contoh

Ketika kelompok Ibu Rumah Tangga di daerah X yang terkenal dengan banyaknya pohon bambu. Mereka mencoba untuk membuat usaha yang memanfaatkan Sumber Daya Alam di sekitar mereka dengan membuatnya ke dalam bentuk aneka kerajinan tangan dari bahan baku pohon bambu. Kelompok Ibu Rumah Tangga tersebut merekrut kurang lebih sekitar 1000 IRT yang ada di sekitar daerah X untuk dapat bekerja membuat kerajinan tangan di kala waktu luang.

2. Membantu Meningkatkan Perekonomian Daerah

Biasanya saat pelaku usaha memulai sebuah usaha baru, Sumber Daya Manusia yang akan lebih diutamakan dalam perekrutan adalah Sumber Daya Manusia yang berada di sekitar lokasi usaha. Hal ini dapat memberikan kesempatan yang besar bagi SDM di sekitarnya. Jika ada banyak pengembang wirausaha berada pada sebuah daerah, maka daerah tersebut akan terkena dampak yang amat positif bagi perkembangan ekonomi daerahnya.

Semakin banyak usaha yang hidup, semakin banyak pula peluang kerja yang dihasilkan. Saat peluang kerja banyak tersedia, maka banyak Sumber Daya Manusia yang dimanfaatkan dalam kegiatan usaha tersebut. semakin banyak jumlah Sumber Daya Manusia yang dimanfaatkan dengan baik, maka perekonimian daerah akan terbantu. Jika perekonomian daerahnya dapat terbantu, pendapat penduduk daerah per kapita pasti akan tinggi. Selain itu tunakarya akan semakin sedikit. Maka tujuan usaha salah satunya adalah untuk dapat membantu perekomomian daerah bahkan negara.

tujuan kewirausahaan
foto oleh Anna Kaminova
Contoh

Sebuah distrik bernama distrik X. Distrik X terkenal dengan banyaknya jumlah pembudidaya pohon salak. Ada kurang lebih 77777 SDM yang dipekerjakan dalam usaha pembudidayaan pohon salak tersebut. Jika dijumlahkan, distrik X memiliki setidaknya 77777 hektar perkebunan pohon salak yang masih dimanfaatkan sampai hari ini. Hal tersebut adalah salah satu faktor yang menentukan tingginya pendapatan per kapita di distrik X. Oleh sebab itu di Negara M, distrik X merupakan salah satu wilayah dengan angka tunakarya yang paling rendah.

3. Meningkatkan Jumlah Wirausahawan yang Berkualitas

Salah satu tujuan kewirausahaan adalah untuk meningkatkan jumlah wirausahawan yang berkualitas dalam dunia bisnis. Semakin banyak yang berminat untuk menggeluti bidang usaha, semakin besar juga jumlah wirausahawan yang lahir. Para wirausahawan tersebut jika mendapat bimbingan yang tepat, serta niat berbisnis yang konsisten, maka akan menghasilkan wirausahawan yang berkualitas.

Dengan adanya bimbingan yang tepat, niat berbisnis yang konsisten, serta kegigihan, tidak menutup kemungkinan untuk dapat memotivasi bukan hanya pelaku bisnis tapi juga karyawannya agar dapat membuka usaha juga.

Contoh

Dengan terdapatnya beberapa pelaku usaha yang sukses dalam bidang usahanya, semakin banyak peluang yang bagus dalam bidang tersebut. salah satunya adalah peluang untuk menambah jumlah pelaku usaha atau wirausaha baru. Pelaku usaha baru tersebut dapat saja muncul dari lingkungan usaha yang sama.

Sebuah pabrik pembuatan susu rumahan yang awalnya hanya berskala kecil, kini sudah memiliki pabrik sendiri dengan skala yang lebih besar. Pabrik tersebut memiliki kurang lebih 7000 orang karyawan yang dipekerjakan di sana. Ada beberapa kelompok karyawan yang memiliki ketertarikan dalam bidang bisnis. Akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti dan memulai sebuah usaha baru, yakni pembuatan kue dari olahan susu. Dengan segala kegigihan dan dukungan positif dari pemerintah, peluang bisnis tersebut bukan tidak mungkin untuk memiliki kesuksesan seperti pada tempat kerja mereka sebelumnya.

4. Memacu Munculnya Ide-ide Kreatif

Persaingan adalah hal yang wajar terjadi terutama dalam dunia bisnis. Selama persaingannya sehat dan sportif, wirausahawan justru dituntut agar lebih unggul dalam bisnisnya. Misalnya wirausahawan yang memanfaatkan sebuah peluang bisnis, pastinya harus memiliki strategi yang baik dalam berbisnis. Seperti misalnya strategi produk, pemasaran, pelayanan, dsb.

Strategi dalam berbisnis inilah yang memunculkan persaingan sehat di antara para pelaku bisnis dalam menjalankan usahanya. Beragam kesuksesan ide kreatif yang dituangkan pelaku usaha dalam bisnisnya akan memacu pelaku usaha lain agar menciptakan ide-ide segar dan kreatif untuk dapat bersaing dalam dunia usaha.

Contoh

Perusahaan ojek online X yang berbasis aplikasi memiliki strategi baru berupa inovasi terhadap pemasaran dan produknya. Perusahaan ojek online X menciptakan beberapa fitur baru agar lebih memudahkan pelayanan mereka kepada para pengguna aplikasi ojek online X. Mereka juga memasarkan fitur-fitur barunya dengan cara pemasaran yang unik yakni dengan menggandeng publik figur A yang sedang terkenal saat ini.

Perusahaan ojek online Y tidak mau kalah dengan menggandeng publik figur B untuk dapat bersaing dengan pesaing bisnis mereka dalam strategi pemasarannya.

tujuan kewirausahaan
foto oleh Jorge Vascone

5. Menyebarkan Semangat Berinovasi

Menyebarkan semangat berinovasi merupakan salah satu tujuan wirausaha. Seperti pada poin sebelumnya, dalam berwirausaha kreativitas sangat diperlukan untuk strategi bisnis. Semakin kreatif ide yang dimunculkan oleh suatu pelaku usaha dalam usahanya, maka inovasi yang dihasilkan akan semakin beragam.

Keberagaman inovasi tersebut dihasilkan pelaku usaha berkat adanya kreativitas, perencanaan dan semangat berinovasi. Selalu memiliki strategi berwirausaha yang baru merupakan wujud dari semangat berinovasi. Alasannya adalah jika pelaku usaha tidak memiliki semangat berinovasi dalam bisnisnya, maka usaha yang dilakukan akan terpaku pada startegi-strategi lama.

Wirausahawan harus memiliki inovasi walaupun dengan mengandalkan produk yang sudah turun-menurun guna mempertahankan usahanya dalam persaingan bisnis yang ketat.

Contoh

Ketika usaha es krim yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu yang kini usahanya menjadi usaha turun menurun. Unutk dapat bertahan dalam dunia usaha, inovasi yang dilakukan bukan berarti harus merombak usaha tersebut sampai tak ada yang tersisa. Salah satu strateginya dengan tetap mempertahankan resep yang turun menurun, tetapi mengubah strategi pemasarannya agar lebih keratif lagi.

visualisasi proses kewirausahaan
Author