Hai Sobat PinterKelas! Sudah kangen belajar biologi kan? Nah, kita akan belajar mengenai tumbuhan paku nih! Sudah kenal belum dengan tumbuhan satu ini? Yuk kenalan dengan tumbuhan unik yang satu ini.

tumbuhan paku
pixabay.com

Di dalam dunia tumbuhan, ada 3 bagian penting. Yakni tumbuhan berbiji, tumbuhan lumut, dan tumbuhan paku. Tumbuhan berbiji memiliki anggota paling banyak. Kamu bisa melihat berbagai contoh tumbuhan ini di sekitar kita.

Sedangkan tumbuhan paku dan tumbuhan lumut anggotanya lebih sedikit. Supaya adil, kamu perlu belajar dari tumbuhan yang berkembang baik dengan spora ini. Nah, mari belajar yuk agar lebih tahu lebih dalam.

Pengertian Tumbuhan Paku

Sebelum membahas lebih lanjut, tentu lebih baik belajar tentang pengertiannya lebih dulu. Nah, pengertian dari tumbuhan paku adalah sekelompok tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh sejati (tracheophyta) tetapi tidak memiliki biji untuk berkembang biak.

Perkembangan tumbuhan ini menggunakan spora. Sebab ia tidak mampu memiliki biji untuk berkembang biak seperti tumbuhan berbiji yang sering kita lihat. Namun, tumbuhan ini sangat bervariasi dan mungkin juga sudah sering kita lihat.

Beberapa tumbuhan ini menumpang pada tumbuhan lain misalnya pada tanaman sawit. Tetapi, ada pula yang menjadi parasite bagi tumbuhan lain bila pertumbuhan terlalu pesat. Habitatnya menyebar di berbagai wilayah.

Ternyata, spesiesnya pun cukup banyak di Indonesia dan memiliki manfaat tertentu. Jadi, benar-benar tidak ada salahnya untuk mempelajari tumbuhan ini.

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku

Untuk mengenal tumbuhan ini, kamu harus tahu ciri-cirinya. Nah, ciri-ciri dari tumbuhan ini antara lain:

  • Memiliki akar, batang, dan daun sejati
  • Memiliki ukuran beragam mulai dari beberapa milimater hingga 6 meter
  • Daun muda menggulung
  • Memiliki pembuluh xylem dan floem
  • Memiliki cara hidup secara epifit dan saprofit
  • Bentuk tumbuhan sangat bervariasi, ada yang bercabang ada pula yang tidak
  • Memiliki akar serabut
  • Tidak memiliki bunga
  • Memiliki zat hijau daun (klorofil)
  • Tidak memiliki biji
  • Berkembang biak dengan spora
  • Tidak berbunga
  • Mengalami metagenesis (pergiliran keturunan) mulai dari tahap sporofit (menghasilkan spora) dan gametofit (menghasilkan sel kelamin)

Habitat Tumbuhan Paku

Tempat hidup tumbuhan ini sangat beragam. Namun, secara umum tumbuhan ini tumbuh di tempat lembab yang memiliki kandungan air cukup tinggi. Persebaran tumbuhan ini pun beragam.

Ada di tempat bersalju, menempel di pohon lain, di dekat area air, dan lain-lain. Jadi kamu bisa menemukan tumbuhan ini di mana saja. Karena memang sangat mudah tumbuh sehingga bisa ditemukan di mana-mana.

Jenis Tumbuhan Paku

tumbuhan paku
pixabay.com

Ada beberapa jenis tumbuhan paku yang bisa kita pelajari, antara lain:

1. Subdivisi Lycopsida

Memiliki heterospora yang menghasilkan dua jenis spora, yakni mikrospora dan makrospora. Biasa disebut dengan paku kawat atau paku rambut karena daunnya sangat kecil.

Ciri-cirinya antara lain:
a. Memiliki batang, akar, dan daun sejati
b. Menempel pada tumbuhan lain
c. Daun rapat dan kecil
d. Memiliki dua macam sporangium

2. Subdivisi Sphenopsida

Hidup di daerah tropis dan sering disebut dengan paku ekor sebab memiliki ekor panjang.

Ciri-cirinya:
a. Tumbuh di daerah rawa dan tempat lembab
b. Memiliki kandungan silica yang banyak pada batangnya
c. Batangnya tumbuh dengan tegak ke arah atas
d. Memiliki spora berbeda (heterospora)

3. Subdivisi Pteropsida

Merupakan tumbuhan paku sejati yang sering disebut juga pakis haji. Tumbuhan ini bisa hidup di daerah sub tropis dan tropis. Daun paku ini cukup lebar dibandingkan paku tipe lain.

Ciri-cirinya:
a. Memiliki spora yang berkumpul di bawah daun
b. Memiliki spora sama (homospora)
c. Membutuhkan air untuk proses pembuahan (sel telur dan sperma bertemu)
d. Spora tersebar dengan bantuan angina
e. Batang tumbuh tegak ke atas permukaan tanah tetapi juga terbenam di bawah permukaan tanah

4. Subdivisi Psilopsida

Paku sederhana yang memiliki susunan yang juga sederhana. Tumbuhan ini memiliki ranting bercabang-cabang. Ada bulu-bulu halus yang menyelimuti, memiliki akar serabut halus yang disebut akar semu yang memiliki fungsi untuk merekatkan dirinya kepada tumbuhan lain.

Ciri-cirinya yakni:
a. Homospora
b. Hidup di daerah subtropics dan tropis
c. Berdaun mikrofil
d. Memiliki klorofil
e. Tidak mempunyai daun sejati

5. Berdaun Makrofil

Satu jenis paku selanjutnya adalah yang memiliki daun makrofil. Daunnya sangat lebar dan bisa diidentifikasi dengan cukup mudah.

Ciri-cirinya antara lain:
a. Mempunyai daun yang cukup lebar
b. Terdapat tangkai pada tiap daun
c. Memiliki tulang daun dan memiliki cabang pada daun
d. Telah memiliki diferensiasi sel

Manfaat Tumbuhan Paku

Tumbuhan diciptakan pastilah memiliki manfaat yang bisa dirasakan oleh manusia. Nah, manfaat dari tumbuhan ini antara lain:

  • Bermanfaat sebagai tanaman hias. Beberapa paku memang memiliki bentuk cukup indah sehingga cocok untuk tanaman hias. Yang cocok untuk tanaman hias antara lain suplir, paku tanduk rusa, paku tiang, dan paku sarang burung.
  • Berfungsi sebagai Obat-Obatan. Nah, ada pula paku yang bermanfaat untuk dunia kesehatan misalnya paku ekor kuda yang bermanfaat untuk melancarkan pengeluaran urine. Dan selaginella yang bermanfaat sebagai bahan obat luka.
  • Sebagai Bahan Makanan. Beberapa jenis paku bisa dimanfaatkan untuk dimakan seperti semanggi dan paku garuda yang tentu saja kaya gizi.
  • Sebagai Bahan Pupuk Hijau. Ternyata ada paku yang bisa bermanfaat sebagai pupuk hijau. Uniknya, manfaat ini didapat dari hasil simbiosis. Yakni simbiosis antara azolla pinnata dan ganggang biru yang mampu mengikat nitrogen bebas.
  • Spora dari Lycopodium sp ternyata bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku petasan.
  • Sebagai tiang bangunan.
  • Bermanfaat untuk bahan penggosok atau amplas.
  • Sebagai bahan membuat karangan bunga.
  • Dan lain-lain.

Tumbuhan paku sangat banyak macamnya. Meskipun terlihat masih sebagai tumbuhan minor, ternyata manfaatnya cukup banyak. Kamu pun bisa menikmati manfaat dari berbagai paku yang disebutkan.

Ada yang bermanfaat untuk mempercantik suatu tempat dan juga sebagai bahan obat. Kamu tinggal pilih yang sesuai kebutuhan.

Mari Kita Lestarikan

Tumbuhan berspora ini memiliki amat banyak manfaat. Pun sangat mudah tumbuh. Bahkan tanpa ditanam pun paku bisa tumbuh dengan sendirinya. Karena kita tidak perlu menanam, tetapi pastikan untuk melestarikan tumbuhan ini.

pixabay.com

Karena kini sedang krisis wilayah hijau. Hutan Indonesia semakin menipis tiap tahunnya. Padahal tanaman memiliki fungsi untuk membersihkan udara. Bila jumlahnya terus berkurang, kualitas udara semakin buruk.

Lalu yang rugi tentu saja manusia. Nah, mari kita mulai langkah kecil dengan melestarikan tanaman paku. Meski tampak minor, ternyata perannya pun luar biasa. Jangan pernah menyepelekan makhluk ciptaan Tuhan.

Setelah mempelajari paku, jangan lupa untuk mencari dan melestarikannya ya!

Baca juga :
1. Ini Lho Gambar Sel Tumbuhan Lengkap dengan Penjelasannya!
2. Fakta Terbaik Sel Tumbuhan dan Penjelasannya

Author