Cerdikawan, jika sebelumnya kita sudah mempelajari mengenai bilyet giro, pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari tentang uang giral. Bilyet giro pada bahasan sebelumnya merupakan salah satu dari berbagai macam jenis uang giral. Namun tidak hanya bilyet saja lho. Yuk simak pembahasan mengenai pengertian, fungsi dan jenis-jenis uang giral lainnya berikut ini!

Pengertian Uang Giral

Menurut Undang-Undang Nomor 7 tentang Perbankan Tahun 1992, uang giral adalah bukti tagihan di bank umum yang dapat digunakan sewaktu-waktu sebagai alat pembayaran. Namun, giral tidak dalam bentuk mata uang seperti kartal, tetapi lebih mengarah ke bentuk surat-surat berharga. Dalam penggunaannya, surat-surat berharga tersebut dapat sewaktu-waktu digunakan sebagai alat pembayaran.

Saat ini pun sudah banyak yang menggunakan uang jenis ini sebagai alat utama dalam melakukan transaksi, contohnya seperti cek, giro, bilvet, dll. Uang jenis ini dianggap lebih efektif karena pengguna tidak perlu membawa uang tunai untuk melakukan transaksi. Pada saat ini, uang jenis ini adalah alat pembayaran kedua yang resmi dan berlaku dalam sistem transaksi di Indonesia.

uang giral
penggunaan kartu kredit Gambar oleh Mediamodifier dari Pixabay

Jenis-jenis Uang Giral

Uang giral yang berlaku di Indonesia dikeluarkan secara resmi oleh bank-bank umum. Jenisnya pun tidak hanya berupa cek, melainkan banyak bentuk lainnya yang sudah beredar luas. Berikut ini adalah jenis-jenis giral antara lain adalah:

  1. Cek adalah selembar kertas yang berisi perintah tertulis dari pemegang rekening kepada pihak bank yang bermaksud untuk membayar sejumlah uang kepada pihak ketiga dalam sebuah proses transaksi.
  2. Giro adalah salah satu jenis simpanan di bank selain tabungan, yang dapat diambil kapanpun dengan menggunakan cek, surat berharga, ataupun dengan cara pemindahbukuan.
  3. Kartu kredit adalah kartu hasil layanan dari bank umum yang memungkinkan pada pemegang kartu untuk dapat bertransaksi tanpa menggunakan tunai. Kemudian tagihan yang telah dikeluarkan saat bertransaksi, akan secara otomatis memotong saldo pada rekening tabungan pemegang kartu tersebut.
  4. Wesel pos adalah giral yang berbentuk sebuah surat pos, surat pos tersebut dapat digunakan untuk mengirim uang.
  5. Bilyet adalah giral yang berbentuk formulir, nota, dan bukti tertulis lain yang dapat membuktikan transaksi, berisi keterangan atau perintah pembayaran dalam suatu transaksi. Bilyet ini bentuknya hampir serupa dengan cek.

Fungsi dan Benefit Uang Giral

Memudahkan Kegiatan Transaksi

Uang giral berupa surat-surat yang berharga, hal ini membuatnya menjadi alternatif alat pembayaran yang lebih mudah untuk digunakan. Terutama jika nominal uang yang hendak ditransaksikan tergolong besar. Selain itu, uang jenis ini jugcontohnya saja saat hendak melakukan transaksi uang sebesar 777 Milyar, penggunaan uang tunai akan memiliki risiko yang lebih tinggi, juga cenderung tidak efisien dan juga tidak praktis. Maka, keberadaan giral menjadi salah satu opsi atau pilihan alternatif yang sangat menguntungkan bagi penggunanya.

uang giral berupa cek
contoh cek Gambar oleh Prawny dari Pixabay

Transaksi Tanpa Limit

Ketika hendak bertransaksi untuk barang dengan nominal harga yang tidak sedikit, dibutuhkan jumlah uang tunai yang tentunya tidak sedikit juga. Hal ini merupakan suatu kendala saat ingin mengambil uang tunai dari bank dengan metode satu kali penarikan karena limit dalam penarikan tunai. Namun, jika menggunakan uang giral, transaksi yang hendak dilakukan dalam nominal yang besar tersebut dapat menguntungkan pengguna uang jenis ini. Sebab, pengguna uang giral dapat melakukan penarikan uang dari rekeningnya tanpa adanya pembatasan limit.

Keamanan yang Tinggi

Masih berhubungan dengan fungsi atau benefit yang dimiliki, uang jenis ini juga cenderung memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi. Saat hendak bertransaksi penggunaan uang tunai dalam jumlah besar sangat berisiko dengan tindak kejahatan yang mengintai. Sebab, uang tunai dalam jumlah yang besar akan sangat sulit untuk diberi pengamanan ekstra karena jumlahnya yang tidak sedikit. Jika menggunakan giral, dapat mengoptimalkan keamanan karena hanya akan melindungi surat berharga yang tentunya lebih sedikit jumlahnya dibanding dalam bentuk tunai.

Layanan Pelacakan Saat Uang Giral Hilang

Layanan pelacakan ini merupakan salah satu benefit atau keuntungan lainnya yang didapatkan ketika menggunakan giral. Layanan pelacakan ini dapat diajukan atau didapatkan ketika cek yang berisi sejumlah uang hilang, lalu digunakan oleh orang lain, maka pihak bank dapat membantu melacak sang pengguna.

Menggantikan Uang Tunai Untuk Kepraktisan

Giral dapat menjadi opsi sebagai alat transaksi yang bersifat praktis. Seperti pada penjelasan di poin-poin sebelumnya, sifat kepraktisan uang jenis ini terletak pada bentuk uang jenis ini yang mudah dibawa, disimpan, dan digunakan dalam kegiatan transaksi.

Author